PELATIHAN DESA PRENEUR DI KECAMATAN MISKIN

Untuk merealisasikan peningkatan daya saing global, dibutuhkan peningkatan kualitas produk sejenis di pasar, baik di dalam maupun luar negeri agar produk para wirausaha dapat mempunyai daya saing dengan negara lain. Para wirausaha sangat diharapkan mampu menjadi pemain utama dalam memajukan perekonomian Indonesia, karena selama ini telah terbukti dengan daya tahannya terhadap krisis ekonomi yang berkepanjangan beberapa tahun lalu. Untuk meningkatkan kinerja wirausaha perlu ditingkatkan dalam kemampuannya memanfaatkan peluang di pasar seiring dengan peningkatan kemampuan pasokan, baik dalam jumlah maupun standar mutu sesuai permintaan pasar. Peningkatan kinerja produk wirausaha memerlukan pemantapan fundamental seperti kemampuan teknologi pengembangan produk serta mutu olahan, kemampuan strategi pemasaran (termasuk strategi promosi yang tepat, dukungan pembiayaan, dukungan informasi, jaminan hukum, serta keamanan dalam pengiriman barang).

Pada tataran mikro, peningkatan kinerja wirausaha membutuhkan peningkatan kemampuan, khususnya peningkatan mutu pada produk-produk usaha, peningkatan kemampuan pelaku usaha serta peningkatan jumlah barang yang diproduksi, pada gilirannya akan sangat bergantung pada sejauh mana peran pemerintah dalam membina serta memberi peluang/kesempatan kepada para wirausahanya.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) olahan makanan di DIY sangat banyak. Dengan demikian, perlu diadakan pelatihan sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Melihat kondisi tersebut, maka Dinas Koperasi dan UKM DIY melaksanakan kegiatan “Pelatihan Desa Preneur di Kecamatan Miskin” di Kecamatan Imogiri Bantul Desa Sriharjo pada tanggal 21 s.d 22 Januari 2019 dan Desa Trimulyo pada tanggal 1 s.d. 2 Februari 2019, Kecamatan Pajangan Bantul Desa Triwidadi pada tanggal 8 s.d. 9 Februari 2019  dan Desa Pajangan pada tanggal 11 s.d. 12 Februari 2019, Kecamatan Pundong Bantul Desa Srihardono pada tanggal 15 s.d. 16 Februari 2019, Kecamatan Sewon Bantul Desa Timbulhajo pada tanggal 20 s.d. 21 Februari 2019, Kecamatan Nglipar Gunungkidul Desa Pilangrejo pada tanggal 12 s.d. 13 Maret 2019 dan Desa Pengkol pada tanggal 13 s.d. 14 Maret 2019, Kecamatan Semin Gunungkidul Desa Bulurejo pada tanggal 14 s.d. 15 Maret 2019, Kecamatan Ponjong Gunungkidul Desa  Bedoyo pada tanggal 18 s.d. 19 Maret 2019, dan Kecamatan Ngaglik Sleman Desa Sariharjo pada tanggal 19 s.d. 20 dan Desa Sukoharjo pada tanggal 21 s.d. 22 Maret 2019.

Dalam Pelatihan Desa Preneur di Kecamatan Miskin ada beberapa materi yang disampaikan diantaranya

  1. Peran Lembaga Legislatif dalam Peningkatan dan Pengembangan UKM DIY
  2. Fasilitasi Pembinaan dan Pengembangan UKM di DIY
  3. Pengembangan UKM melalui Peningkatan Produk
  4. Pengembangan UKM melalui Peningkatan Kapasitas UKM

Diharapkan dengan kegiatan Pelatihan Desa Preneur  ini dapat meningkatkan pemahaman bagi wirausaha baru dalam hal pengembangan usaha, manajemen, serta mutu, sehingga usahanya menjadi benar-benar siap dalam menghadapi persaingan yang sangat kompetitif di pasar global.

(Sumber : Pelatihan Desa Preneur Bidang UKM, Diskop & UKM DIY, Tahun 2019)